Pages

Jumat, 08 April 2011

Pengertian Dan Sejarah DirectX VGA Card

0 komentar


Pengertian Directx

Game dan aplikasi multimedia adalah beberapa dari program paling memuaskan yang bisa didapatkan untuk PC Anda, tetapi menjalankan mereka dengan baik tidak selalu semudah yang diharapkan.
Pertama, arsitektur PC tidak pernah didesain untuk gaming platform.

Kedua, luasnya range PC menyebabkan komputer yang satu dapat berbeda dengan yang lain. Jika game console semua berisi hardware yang sama, maka PC tidak: besarnya range perbedaan dapat membuat sakit kepala pada waktu hendak bermain game.
Untuk mengurangi rasa sakit tersebut, Microsoft perlu memperkenalkan standar umum yang dapat diikuti oleh semua game dan aplikasi multimedia interface antara operating system dan hardware apapun yang terinstal dalam PC. Interface umum ini adalah DirectX, sesuatu yang dapat menjadi sumber banyak kebingungan. DirectX merupakan suatu interface yang didesain untuk mempermudah programming, baik bagi pengembang game dan kita yang hanyak ingin duduk santai dan memutar blockbuster terbaru.

Sejarah DirectX VGA

Setiap game perlu melakukan tugas tertentu secara berulang-ulang. Ia perlu melihat input dari mouse, joystick, atau keyboard, dan ia perlu menampilkan gambar layar dan memutar suara atau musik. Itulah yang dilakukan setiap game pada tingkat yang paling sederhana. Bayangkan seberapa kompleks ini bagi programer pada awal arsitektur PC sebelum Windows. Setiap programer perlu membuat cara mereka sendiri dalam membaca keyboard atau mendeteksi apakah joystick terhubung, dan hanya digunakan untuk bermain game. Bahkan diperlukan rutin khusus untuk menampilkan gambar paling sederhana pada layer atau memutar suara sederhana. Pada dasarnya, programer game berbicara secara langsung ke hardware PC pada tingkat dasar. Pada waktu Microsoft memperkenalkan Windows, itu merupakan sangat penting bagi stabilitas dan kesuksesan PC di mana sesuatunya dipermudah baik bagi pengembang dan pemain. Lagipula, siapa yang mau menulis game untuk suatu mesin jika mereka harus menemukan kembali rodanya setiap kali mereka membuat game baru? Ide Microsoft adalah sederhana: hentikan programer berbicara secara langsung kepada hardware, dan sebagai gantinya buat toolkit umum yang dapat mereka gunakan. Dari sini lahirlah DirectX. Teknologi ini kali pertama diperkenalkan pada tahun 1995 dan menjadi standar untuk pengembangan aplikasi multimedia pada platform Windows.

Pada akhir tahun 1994 Microsoft akan melepaskan sistem operasi berikutnya, Windows 95. Faktor utama yang menentukan nilai konsumen akan tergantung pada sistem operasi baru yang mereka buat, sangat banyak bertumpu pada program-program apa yang akan mampu berjalan di sistem operasi tersebut. Tiga karyawan Microsoft – Craig Eisler, Alex St Yohanes, dan Eric Engstrom – prihatin karena programmer cenderung melihat Microsoft sistem operasi sebelumnya, MS-DOS, sebagai platform yang lebih baik untuk permainan pemrograman, artinya akan sedikit permainan yang dikembangkan untuk Windows 95 dan system operasi ini tidak akan terlalu sukses.
DOS memungkinkan akses langsung ke kartu video, keyboard dan mouse, perangkat suara, dan semua bagian lain dari sistem. Tetapi Windows 95, dengan model memori yang dilindungi, akan terbatas akses ke semua perangkat, bekerja pada standar yang jauh lebih kompleks. Microsoft membutuhkan cara yang akan membiarkan programmer mendapatkan apa yang mereka inginkan, dan mereka membutuhkannya dengan cepat; sistem operasi tersebut hanya tinggal beberapa bulan lagi untuk dilepas ke pasar. Eisler (pemimpin pengembangan), St John, dan Engstrom (manajer program) bekerja sama untuk menyelesaikan masalah ini, dengan solusi yang akhirnya mereka beri nama DirectX.
Versi pertama DirectX dirilis pada bulan September 1995 sebagai Windows Games SDK. Itu adalah pengganti Win32 DCI dan WinG API untuk Windows 3.1. Secara sederhana, DirectX memungkinkan semua versi Microsoft Windows, mulai dengan Windows 95, untuk menggabungkan performa multimedia yang tinggi. Eisler menulis tentang hiruk-pikuk untuk membangun DirectX 1 sampai 5 di blog-nya.
DirectX 2.0 menjadi komponen Windows sendiri dengan rilisnya Windows 95 OSR2 dan Windows NT 4.0 pada pertengahan 1996. Seperti Windows 95 sendiri masih baru dan masih sedikitnya permainan yang dikeluarkan untuk itu, Microsoft terlibat dalam promosi berat DirectX untuk pengembang yang umumnya percaya pada kemampuan Microsoft untuk membangun sebuah gaming platform di Windows. Alex St John, bekerja sebagai seorang “penginjil” untuk DirectX, diadakan acara pada 1996 yaitu Computer Game Developers Conference yang pengembang permainan ,Jay Barnson, digambarkan sebagai tema Romawi, termasuk real lions, togas, dan sesuatu yang menyerupai karnaval indoor. Pada acara ini, Microsoft pertama kali memperkenalkan Direct3D dan DirectPlay, dan menunjukkan multi-player MechWarrior 2 yang sedang dimainkan melalui Internet.
Tim DirectX menghadapi tugas yang menantang untuk menguji setiap DirectX yang rilis terhadap sebuah array dari hardware dan software. Berbagai macam kartu grafis, kartu audio, motherboard, CPU, perangkat input, permainan, dan aplikasi multimedia lainnya diuji dengan seri beta dan rilis final. Tim DirectX juga dibangun dan mendistribusikan tes yang memungkinkan industri perangkat keras untuk memastikan bahwa desain hardware baru dan driver yang baru dirilis akan kompatibel dengan DirectX.

Fungsi VGA Onboard Dan VGA Card

0 komentar


Fungsi VGA Card

Kalau dilihat dari namanya memang fungsi utama komponen ini ialah untuk memproses segala yang berhubungan dengan grafis atau tampilan dari sistem operasi (Windows, Linux etc) untuk ditampilkan kembali ke layar monitor anda. Komponen ini juga menghubungkan antara komputer kita dengan monitor sehingga sinyal digital gambar bisa diubah menjadi sesuatu yang kita bisa lihat dan pahami. Memakai sebuah komputer yang tidak memiliki kartu VGA ini sama saja dengan memakai komputer dengan menutup mata, dan biasanya komputer tidak akan bisa hidup tanpa adanya kartu VGA ini. Bentuk komponen ini sederhana, hanya sebuah papan sirkuit dengan beberapa IC yang biasanya memiliki pendingin alumunium baik disertai kipas maupun tidak.


Banyak jenis yang ditawarkan di pasaran sekarang ini, tapi secara umum bisa kita kelompokkan menjadi dua bagian. Yang pertama kartu grafis onboard atau terintegrasi dan kartu grafis add-on atau tambahan.

Kartu grafis onboard merupakan solusi ekonomis yang efektif dan efisien (atau kalo bahasa baku bilang sangkil dan mangkus) bagi pengguna komputer, karena tidak perlu membeli atau menambahkan kartu grafis yang berharga cukup lumayan ke dalam CPU-nya, karena kartu grafisnya telah terintegrasi pada mainboard komputernya. Ada dua tipikal dalam dunia kartu grafis onboard, yaitu yang telah memiliki memori RAM yang tertanam pada mainboard (mainboard jenis ini jarang ditemui di pasaran karena harganya cenderung lebih mahal daripada mainboard yang berkartu grafis onboard biasa).

Fungsi VGA Onboard 

Yang kedua ialah kartu grafis onboard yang mengambil memori dari RAM utama komputer, ini merupakan kebanyakkan dari mainboard berkartu grafis onboard yang beredar dipasaran dikarenakan harganya yang lebih murah dari jenis mainboard lainnya. Karena kartu grafis onboard jenis kedua ini mengambil memori dari RAM utama komputer maka biasanya ukuran RAM komputer kita akan berkurang sebanyak jumlah yang dipakai kartu grafis onboard tersebut. Jadi jangan heran kalo RAM di komputer kita tidak menunjukkan ukuran yang seharusnya, mungkin hanya dikarenakan terpakai sebagian sebagai memori bagi kartu grafis onboard komputermu.

Sedangkan kartu grafis add-on merupakan kartu grafis yang terpisah dan harus kita tambahkan pada komputer kita. Kartu grafis jenis ini umumnya mahal dan memiliki kinerja jauh lebih baik dibanding kartu grafis onboard kebanyakkan. Nah, untuk kamu yang tergila-gila dengan game 3 dimensi atau butuh kinerja kartu grafis yang handal seperti penggunaan program video editing atau program 3 dimensi, jangan salah pilih pastikan ketika kamu membeli komputer lengkapi dengan kartu grafis add-on bukan hanya sekadar yang onboard saja.

Jangan lupa kinerja kartu grafis juga ditentukan dengan besar memori dan kecepatan kartu grafis tersebut. Umumnya orang akan lebih memperhatikan besarnya memori kartu grafis saja, karena biasanya semakin besar memorinya maka kecepatannya pun semakin tinggi. Untuk kartu grafis onboard kita bisa dengan mudah merubah ukuran memori kartu grafis ini dari setting pada CMOS (BIOS), tapi ingat bahwa yang dipakai ialah RAM utama komputer kamu loh. Sedangkan untuk kartu grafis add-on kita hanya bisa mengubah ukurannya dengan menggantinya dengan yang baru, pastinya dengan harga yang lumayan, suatu yang wajar untuk mendapatkan hasil yang lebih baik khan.

Ada dua perusahaan besar yang selalu bersaing dan mengklaim bahwa kartu grafis add-on buatannya lebih baik, perusahaan tersebut ialah nVidia dan ATI. Meskipun di pasaran kita bisa menemui banyak merek tapi bisa kita pastikan bahwa chip atau IC utamanya pasti buatan salah satu perusahaan besar tersebut.

Musuh Harddisk

0 komentar


Benarkah Musuh Utama Harddisk Listrik ?
Mengapa ?
Baca penjelasannya berikut ini :
Dalam kondisi normal, rekomendasi dari berbagai produsen harddisk menyatakan, bahwa harddisk baru akan mengalami gangguan (MTBF, mean time between failure) setelah pemakaian 30 ribu jam atau mendekati 3,5 tahun. Itu artinya, melewati masa itu pun sebenarnya harddisk masih bisa digunakan, hanya saja lebih rentan terhadap kerusakan atau kesalahan. arus diakui, harddisk merupakan komponen PC yang paling rentan terhadap listrik.

Ada dua persoalan berkaitan dengan listrik dan kerusakan harddisk ini.

  • Pertama kerusakan harddisk karena suplai listrik terputus tiba-tiba (listrik PLN tiba-tiba mati atau komputer dipaksa mati oleh pengguna),
  • Kedua adalah voltase listrik yang tidak stabil. Kerusakan harddisk paling besar disebabkan oleh suplai listrik yang terputus mendadak, baru kemudian karena ketidakstabilan listrik. Secara umum, suplai voltase listrik ke dalam sistem PC yang normal adalah antara 180-230 volt. Toleransi tersebut adalah toleransi maksimal. Namun, kita harus menerima kenyataan bahwa voltase yang kita terima dari PLN kadangkala lebih rendah dari 180 volt, sehingga kita membutuhkan stabilizer untuk menaikkan voltase sesuai dengan tuntutan si komputer. Untuk menghindari kerusakan sebelum waktunya, inilah beberapa kiat yang perlu Anda perhatikan dalam rangka mencegah kerusakan harddisk.
Jadi jangan biarkan harddisk anda terbakar ..........

Pengertian Slot PCI, ISA, EISA

0 komentar


PCI

PCI (kepanjangan dari bahasa Inggris: Peripheral Component Interconnect) adalah bus yang didesain untuk menangani beberapa perangkat keras. Standar bus PCI ini dikembangkan oleh konsorsium PCI Special Interest Group yang dibentuk oleh Intel Corporation dan beberapa perusahaan lainnya, pada tahun 1992. Tujuan dibentuknya bus ini adalah untuk menggantikan Bus ISA/EISA yang sebelumnya digunakan dalam komputer IBM PC atau kompatibelnya.

Komputer lama menggunakan slot ISA, yang merupakan bus yang lamban. Sejak kemunculan-nya sekitar tahun 1992, bus PCI masih digunakan sampai sekarang, hingga keluar versi terbarunya yaitu PCI Express (add-on).

ISA

Bus ISA (Industry Standard Architecture) adalah sebuah arsitektur bus dengan bus data selebar 8-bit yang diperkenalkan dalam IBM PC 5150 pada tanggal 12 Agustus 1981. Bus ISA diperbarui dengan menambahkan bus data selebar menjadi 16-bit pada IBM PC/AT pada tahun 1984, sehingga jenis bus ISA yang beredar pun terbagi menjadi dua bagian, yakni ISA 16-bit dan ISA 8-bit. ISA merupakan bus dasar dan paling umum digunakan dalam komputer IBM PC hingga tahun 1995, sebelum akhirnya digantikan oleh bus PCI yang diluncurkan pada tahun 1992.

ISA 8-bit

Bus ISA 8-bit merupakan varian dari bus ISA, dengan bus data selebar 8-bit, yang digunakan dalam IBM PC 5150 (model PC awal). Bus ini telah ditinggalkan pada sistem-sistem modern ke atas tapi sistem-sistem Intel 286/386 masih memilikinya. Kecepatan bus ini adalah 4.77 MHz (sama seperti halnya prosesor Intel 8088 dalam IBM PC), sebelum ditingkatkan menjadi 8.33 MHz pada IBM PC/AT. Karena memiliki bandwidth 8-bit, maka transfer rate maksimum yang dimilikinya hanyalah 4.77 Mbyte/detik atau 8.33 Mbyte/detik. Meskipun memiliki transfer rate yang lamban, bus ini termasuk mencukupi kebutuhan saat itu, karena bus-bus I/O semacam serial port, parallel port, kontrolir floppy disk, kontrolir keyboard dan lainnya sangat lambat. Slot ini memiliki 62 konektor.

Meski desainnya sederhana, IBM tidak langsung mempublikasikan spesifikasinya saat diluncurkan tahun 1981, tapi harus menunggu hingga tahun 1987, sehingga para manufaktur perangkat pendukung agak kerepotan membuat perangkat berbasis ISA 8-bit.

ISA 16-bit

Bus ISA 16-bit adalah sebuah bus ISA yang memiliki bandwidth 16-bit, sehingga mengizinkan transfer rate dua kali lebih cepat dibandingkan dengan ISA 8-bit pada kecepatan yang sama. Bus ini diperkenalkan pada tahun 1984, ketika IBM merilis IBM PC/AT dengan mikroprosesor Intel 80286 di dalamnya. Mengapa IBM meningkatkan ISA menjadi 16 bit adalah karena Intel 80286 memiliki bus data yang memiliki lebar 16-bit, sehingga komunikasi antara prosesor, memori, dan motherboard harus dilakukan dalam ordinal 16-bit. Meski prosesor ini dapat diinstalasikan di atas motherboard yang memiliki bus I/O dengan bandwidth 8-bit, hal ini dapat menyababkan terjadinya bottleneck pada bus sistem yang bersangkutan.

Daripada membuat bus I/O yang baru, IBM ternyata hanya merombak sedikit saja dari desain ISA 8-bit yang lama, yakni dengan menambahkan konektor ekstensi 16-bit (yang menambahkan 36 konektor, sehingga menjadi 98 konektor), yang pertama kali diluncurkan pada Agustus tahun 1984, tahun yang sama saat IBM PC/AT diluncurkan. Ini juga menjadi sebab mengapa ISA 16-bit disebut sebagai AT-bus. Hal ini memang membuat interferensi dengan beberapa kartu ISA 8-bit, sehingga IBM pun meninggalkan desain ini, ke sebuah desain di mana dua slot tersebut digabung menjadi satu slot.

EISA

Bus EISA (Extended/Enhanced Industry Standard Architecture) adalah sebuah bus I/O yang diperkenalkan pada September 1988 sebagai respons dari peluncuran bus MCA oleh IBM, mengingat IBM hendak "memonopoli" bus MCA dengan mengharuskan pihak lain membayar royalti untuk mendapatkan lisensi MCA. Standar ini dikembangkan oleh beberapa vendor IBM PC Compatible, selain IBM, meskipun yang banyak menyumbang adalah Compaq Computer Corporation. Compaq jugalah yang membentuk EISA Committee, sebuah organisasi nonprofit yang didesain secara spesifik untuk mengatur pengembangan bus EISA. Selain Compaq, ada beberapa perusahaan lain yang mengembangkan EISA yang jika diurutkan, maka kumpulan perusahaan dapat disebut sebagai WATCHZONE:
  • Wyse
  • AT&T
  • Tandy Corporation
  • Compaq Computer Corporation
  • Hewlett-Packard
  • Zenith
  • Olivetti
  • NEC
  • Epson
Meski menawarkan pengembangan yang signifikan jika dibandingkan dengan ISA 16-bit, hanya beberapa kartu berbasis EISA yang beredar di pasaran (atau yang dikembangkan). Itu pun hanya berupa kartu pengontrol larik hard disk (SCSI/RAID), dan kartu jaringan server.

Bus EISA pada dasarnya adalah versi 32-bit dari bus ISA yang biasa. Tidak seperti MCA dari IBM yang benar-benar baru (arsitektur serta desain slotnya), pengguna masih dapat menggunakan kartu ISA 8-bit atau 16-bit yang lama ke dalam slot EISA, sehingga hal ini memiliki nilai tambah: kompatibilitas ke belakang (backward compatibility). Seperti halnya bus MCA, EISA juga mengizinkan konfigurasi kartu EISA secara otomatis dengan menggunakan perangkat lunak, sehingga bisa dibilang EISA dan MCA adalah pelopor "plug-and-play", meski masih primitif.